
Jakarta, Basic Famous People Indonesia
—
Ariana Grande
memberikan kecaman keras terhadap Gedung Putih karena menggunakan lagunya, bye (2024), untuk sebuah video penangkapan imigran oleh ICE.
Video tersebut dibuat dan disebarkan oleh Gedung Putih di platform media sosial TikTok. Ariana pun langsung mendatangi video itu dan memberikan kecamannya di kolom komentar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tolong jangan pernah menggunakan musik saya terkait dengan omong kosong yang biadab, tidak manusiawi, dan keji ini. F*** ICE,” tulis Ariana di komentar video itu awal pekan ini.
Variety
menyebut pada Kamis (11/6) bahwa juru bicara Grande memastikan bahwa komentar itu langsung dibuat oleh sang diva pop. “Namun untuk beberapa alasan komentar itu tidak terlihat secara publik,” kata mereka.
Mereka juga menyebut sudah berupaya menghapus audio dari video tersebut, dan suara dari musik itu dihilangkan dari klip tersebut tak lama setelah Ariana Grande menyemburkan omelannya.
Secara terpisah, juru bicara Gedung Putih Abigail Jackson juga memberikan tanggapan atas komentar Ariana Grande tersebut. Dalam tanggapan itu, Jackson menuding pihak “biadab” yang sesungguhnya adalah “imigran ilegal kriminal”.
“Kami akan mengatakan ini untuk terakhir kalinya: yang sebenarnya biadab, tidak manusiawi, dan keji adalah para imigran ilegal kriminal yang telah melukai dan membunuh warga negara Amerika yang tidak bersalah,” kata Jackson.
Ini bukan kali pertama Ariana Grande memprotes pemerintahan Trump dan para pendukungnya. Pada 2025, ia membagikan ulangan unggahan kritik terhadap pemerintahan Trump terkait penggerebekan ICE, dan retorika transfobik, serta ancaman lain terhadap demokrasi.
Unggahan tersebut awalnya ditulis oleh aktivis Matt Bernstein sebagai “sapaan” untuk para pendukung Trump.
Grande sebelumnya mendukung calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, selama pemilihan presiden 2024. Ia juga tampil untuk Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama dalam acara In Performance at the White House: Women of Soul pada 2014.
@whitehouse
Bye-bye 👋 President Trump has delivered the most secure border in history
♬ original sound – The White House
(end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Basic Famous People]
Baca lagi: Sinopsis Valerian and the City of Thousand Planet di Bioskop Trans TV
Baca lagi: Respons Pindad Usai Dikeluhkan Prabowo Soal Maung Bocor dan Gredek
Baca lagi: Coba Terobos Barikade, Massa Saling Dorong dengan Aparat



2 Responses
Artikel yang sangat berkualitas dan memberikan banyak informasi yang berguna untuk menambah pengetahuan https://git.gupaoedu.cn/iveynock486999/double-glazed-windows5332/watchers .
Informasi yang disampaikan sangat relevan dan dikemas dengan bahasa yang sederhana. Hal ini membuat pembaca lebih mudah memahami topik https://www.tunesbank.com/iw/apple-music/remove-drm-from-apple-music.html yang sedang dibahas.